Jumat, 08 Mei 2009

SUPER09 is unordinary

Rasa lelah yang datang dari tubuhku menyuruhku untuk memasuki ruangan itu. Berjam-jam akhirnya sampai ditempat yang dituju . Ah.. lelah rasanya . Bingung, banyak sekali orang-orang disana, putih merah, putih biru dan putih abu. Aku memasuki koridor dan menaiki dua anak tangga dan mulai mencari ruangan bertuliskan 224.

Beberapa jam kemudian aku mengenal mereka 1 orang 2 orang 3 orang dan sampai pada orang ke 25. Semua terkumpul dalam satu ruangan yang berisi ketegangan dan kebanggaan. Rasa lelah itu tiba-tiba hilang , pergi jauh. Semua dimulai pada jam 7 malam.

Hari-hari itu membuat kita semakin akrab, dekat dan erat. Berbagai meteor yang jatuh didepan kita, tapi kita tetap satu dan bersama. Mereka semua telah melukis hatiku dengan pena yang berbeda. Otakku menjadi dingin ketika melihat ada canda dan tawa diantara kita.

Sulit sekali untuk menerima waktu yang akan berakhir, 4 hari bersama membuat hati kita sudah terikat oleh tali pershabatan. Fluida itu mulai mengalir ketika hari terakhir kita bersama, semua sudah terkonsep dan tidak bisa diganggu. Aku tidak akan pernah melupakan semuanya, kejadian itu sudah terekam dan terukir dalam hati.

Terimakasih sudah memberikan beberapa warna, menambahkan folder dalam hidupku, dan sesuatu yang lebih istimewa daripada Einsten dan Newton.