Kamis, 25 Juni 2009

Kejutan

23 Juni 2009

6.23 PM

Terperosok ke dalam semakin dalam hingga hancur tak ada lagi bayangan, gelap gelap sepenuhnya. Hingga aku tidak yakin aku hidup dalam saat yang seperti itu. Hanya sepersekian detik dunia langsung berubah menjadi dibawah keadaan normal.

Hp itu bergetar mengingatkan ada satu pesan masuk. Dan aku baca berulang kali . Aku kikuk. Aku lenyap. Benarkah ? Apa hanya opera sabun belaka ? Kembali aku baca isi dari pesan itu . untuk pertama kalinya untuk setaun 5 bulan ini .

Aku membalas sms itu, bertanya. Hanya itu yang aku bisa. Dan kembali aku mengirim lagi hanya dengan kata maaf yang aku bisa. Dan, I was judge ourselves that we are 'different' .

Ternyata, aku salah bertafsir. Dia tidak begitu, kita yang harusnya terus mengerti, merajut semuanya, dingin, sabar, dan cinta. Kita terlalu kalut dalam kata-kata. Tak mesti menggebu, tak mesti lamban, tak mesti membara tapi Setenang hutan, secepat angin, seganas api ...

Dhena Christia Eka Priambada, I'll alwalys love you

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Aku suka..tapi sayang terlalu cepat sadar.padahal biar aja terperosok dulu lebih lama...biar sublimitasnya terjaga..tapi oke lah..ayo nulis terusss!
(titoyulianto)