Ketika aku memilih
Dan semuanya dimulai pada tanggal 28 November 2009
Pilihan yang mungkin sempat terkubur seketika
M. Reza Rinaldy,
Karnanya dan hanya karnanya saya optimis
Orang pertama yang membawa mimpiku kembali ke permukaan
2 Desember 2009
Pendaftaran Online
Berniat, berdoa dan berusaha.
Dan dia kembali yang memberikan the best wishes ketika itu
"Semoga tahun depan saras resmi menjadi mahasiswi FKUI 2010"
Usaha dan keyakinanku,
Membuahkan hasil untuk meyakinkan Ayah dan Ibu.
Bahwa aku bisa kuliah di Jakarta.
Dari situ pula...
Semakin kuat mimpiku, karena Ayah dan Ibu.
Karena mereka sudah 100% mendukung aku.
Karena mereka yang selalu berusaha untuk aku
Karena mereka yang selalu ingin membuatku bahagia.
Dan hanya mereka yang rela berkorban untukku.
Dibalik itu
Banyak orang-orang yang lebih optimis padaku dibandingkan diriku sendiri
Dalam setiap kata yang terucap
Hanya ada satu yang bisa aku lakukan "tersenyum"
Beberapa episode mereka lalui hanya untukku.
Membuatku lebih optimis.
Hari itu pun tiba
Hari dimana aku harus berperang melawan semua soal
Hari dimana aku harus berpasrahkan diri kepada Allah.
Hanya Allah yang menentukan jalan hidupku.
Sebulan kemudian
Awan sepeti memelukku mengajak aku terbang
Kupu-kupu mengayun-ayunkan tangankku
Tak seperti biasanya, aku merasa tenang dan nyaman.
Aku terbangun dari tidurku
Suara Ibuku terdengar jelas, sangat jelas
"Sayang, mungkin ini bukan jodohmu."
Hatiku tergretak..
Tak ada bayangan..
Menangis pun tak bisa
Suara nyaring dalam pikiranku "Kamu gagal"
Pagi itu berubah menjadi suram
Tak ada awan tak ada kupu-kupu
Aku terjatuh dalam terbangku.
Sulit untuk percaya
Tapi ini bukan mimpi
Ini kenyataan, dan saat yang aku sadar
Aku telah mengecewakan mereka semuanya.
Maafkan aku..
Maafkan aku untuk yang kesekian kalinya..
Ayah, Ibu, Abang Reza, Bang Adri, Anita, Linda, Devita, Indra, Nevi, Dita, Nina, Agis, Ka Arasy, Ka veby, Teh Citra.
Terimakasih kuucapkan untuk hati dan pikiran
Tanpamu aku tak mampu untuk bertahan, untuk mencoba dan untuk berusaha
Allah mempunyai jalan lain, Allah pasti memberikan yang terbaik untukku. Jika bukan FKUI, tapi aku yakin Allah memberikanku tempat terindah untuk mencapai cita-citaku sebagai Dokter Sukses Masa Depan dan membahagiakan orang-orang yang aku sayangi, orang-orang yang selalu optimis bahwa aku bisa. :)
"Aku sudah menentukan pilihan dan semoga pilihan itu memilih aku"
"Aku mempunyai banyak mimpi dan semoga Allah memeluk mimpi-mimpiku"
Love, Anisa Saraswati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar